Jumat, 11 Maret 2011

Kehidupan Bebas

Hiruk pikuk keramaian dan kedamaian negeri
Tak kian terasa lagi karena telah ternodai
Jika negeri mampu berbicara, pasti dengan lantang ia berkata
"Tak ingin aku dihuni oleh orang-orang seperti kalian"!!!

Bagaimana negeri tak histeris seperti itu
Pemuda pemudi bangsa yang seharusnya meneruskan cita-cita negeri
Ikut menghancurkan Bumi Pertiwi..
Narkoba, minum-minuman keras, bahkan seks bebas
Itulah konsumsi dan tugas mereka...

Segelintir orang bangga akan tugas mereka
Namun sayang seribu kali sayang..
Mereka bangga bukan untuk bercita-cita membasmi itu semua
Tapi, mereka bangga ingin membudayakan barang haram itu..

Mereka mengawali dari minuman keras..
Awalnya hanya ingin coba-coba..
Mereka tak terkendali dengan arus yang deras..
Dan mencoba menghisap narkoba..
Dan tak jarang berakhir dengan seks bebas..

Awalnya hanya ciuman yang dilontarkan ke lawan jenis..
Pikiran pun semakin onar,.
Salah satu dari mereka berkata dengan enteng:
"Kepalang dosa ya dosa,, ya sudah dorong saja"!!!

Nafsu jahannam pun tak terkontrol
Lawan jenis pun asyik mengobrol
Tak terasa pikiran pun sudah kosong
Dan pembalut tubuh pun sudah oblong..,.

Mereka terlalu asyik dengan asmara dunia
Hanya selalu dunia dan dunia saja yang dipikirkan
Aniaya adalah kebanggan...
Anak tanpa sang ayah adalah sebuah kemodernan...
Wanita tanpa penutup aurat adalah tontonan...

Ya.. Allah!!! Ya Tuhan kami...
Pantaskah kami memandang negeri kami seperti ini???
Berilah hidayah dan petunjuk-Mu kepada kami
Agar kami senantiasa istiqamah dan memuliakan ajaran-Mu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar